JEMBER – Suarapagi News
Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kios pertanian di Kecamatan Bangsalsari, salah satunya Kios Pertanian Putra Tani yang berada di Desa Langkap, Senin siang (19/01/2026).
Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas TPHP Kabupaten Jember, Muhammad Djamil, didampingi Eksekutif Pupuk Indonesia dari Surabaya, Slamet Saputra. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk serta mencegah terjadinya penimbunan dan permainan harga pupuk bersubsidi di tingkat kios.
Dalam sidaknya, Muhammad Djamil meninjau langsung stok pupuk di dalam kios, mulai dari pupuk urea hingga NPK. Ia juga berdialog dengan pemilik kios untuk memastikan distribusi pupuk berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Pemilik Kios Pertanian Putra Tani, H. Mujayin, menjelaskan bahwa stok pupuk di kiosnya dalam kondisi aman dan harga penjualan tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET).
“Stok dan penjualan pupuk di kios kami tetap normal dan tidak ada kenaikan harga. Kami melayani petani secara perorangan, bukan kelompok, dan harga pupuk urea maupun NPK tetap sesuai standar,” jelasnya kepada petugas.
Sementara itu, awak media yang mewawancarai Slamet Saputra, Eksekutif Pupuk Indonesia, menegaskan bahwa ketersediaan pupuk urea dan NPK di kios-kios pertanian saat ini masih mencukupi untuk kebutuhan petani.
“Kami pastikan pupuk urea dan NPK tersedia di kios-kios. Namun, apabila ditemukan kios yang sengaja mempermainkan harga dan dapat dibuktikan, maka akan kami berikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Melalui sidak ini, pemerintah berharap distribusi pupuk bersubsidi dapat tepat sasaran serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi para petani menjelang musim tanam.
Pewarta: Slamet Raharjo / Tim


