Polri Tanggap Bencana, Polrestabes Semarang Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Banjir Wilayah Barat

SUARA PAGI
3 Min Read

Semarang, Jumat (16/1/26)-Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang sejak Kamis sore, 15 Januari 2026, menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah wilayah barat kota. Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat dua titik utama yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi dan limpasan sungai.

Sebagai bentuk respons cepat Polri terhadap bencana, Polrestabes Semarang langsung mengerahkan Pasukan Siaga Bhayangkara Sat Samapta untuk membantu warga terdampak banjir di wilayah RW 02 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, tepatnya di Perumahan Mangkang Indah Gunung Jati.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, mulai pukul 22.30 WIB hingga situasi dinyatakan aman. Dalam giat tersebut, personel Sat Samapta yang dipimpin Kanit Dalmas dan Danton I Dalmas, serta didukung 25 personel, turun langsung ke lokasi membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak banjir.

Selain itu, personel kepolisian bersama masyarakat juga bergotong royong membersihkan Masjid Jami’ Nurul Islam yang sempat kemasukan air akibat banjir. Hingga kegiatan selesai, kondisi air terpantau berangsur surut dan situasi di wilayah tersebut kembali aman dan kondusif.

Sementara itu, banjir juga terjadi akibat limpasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Plumbon pada Kamis malam sekitar pukul 20.30 WIB. Debit air sungai meningkat signifikan akibat hujan deras, sehingga menggenangi pemukiman warga di RW 02 Kelurahan Mangkang Kulon dan RW 04 Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

Genangan air di wilayah tersebut dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter, atau setinggi lutut hingga paha orang dewasa, dan masuk ke rumah-rumah warga serta halaman Masjid Attaqwim. Limpasan sungai ini kembali terjadi di lokasi yang sama, yang diketahui kerap terdampak banjir setiap musim hujan akibat belum dilakukannya normalisasi DAS Sungai Plumbon secara menyeluruh. Kondisi tanggul sungai yang masih bersifat tambal sulam turut menjadi faktor berulangnya kejadian tersebut.

Menanggapi situasi tersebut, Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Agung menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana.

“Polrestabes Semarang bergerak cepat begitu menerima laporan adanya banjir. Personel kami langsung diterjunkan untuk membantu warga, baik dalam evakuasi ringan, pembersihan rumah dan tempat ibadah, maupun memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Ini merupakan wujud kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kasi Humas Polrestabes Semarang.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait apabila terjadi keadaan darurat, guna penanganan yang cepat dan tepat.

Polrestabes Semarang memastikan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya dalam upaya penanggulangan bencana, serta siap memberikan bantuan kemanusiaan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

 

Pewarta : Red/tim

Share This Article
Tidak ada komentar