Jember | SuarapagiNews.com –
Peristiwa menggemparkan terjadi di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (1/1/2026). Seorang anak yang sempat dikira meninggal dunia akibat kecelakaan maut, justru muncul secara tiba-tiba saat prosesi pemandian jenazah berlangsung di rumah duka.
Kejadian bermula dari kecelakaan lalu lintas antara sebuah truk dan sepeda motor di Jalan Raya Gambirono yang menewaskan dua orang pengendara. Dalam suasana panik dan duka, salah satu keluarga korban mendatangi lokasi dan merasa yakin bahwa salah satu jenazah adalah anggota keluarganya karena kemiripan fisik.
Tanpa melalui prosedur identifikasi resmi, keluarga tersebut membawa pulang jenazah ke rumah duka. Namun suasana haru mendadak berubah menjadi kepanikan dan histeria ketika anak yang dikira telah meninggal tiba-tiba muncul saat jenazah hendak dimandikan.
Tangis pecah seketika. Sang anak langsung dipeluk erat oleh keluarganya yang tak kuasa menahan rasa syok sekaligus syukur. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, Ipda Tommi, membenarkan adanya miskomunikasi dalam proses penyerahan jenazah. Ia menegaskan bahwa identifikasi korban kecelakaan harus dilakukan secara resmi melalui data kependudukan, ciri medis, maupun koordinasi dengan pihak berwenang.
“Ini murni kesalahan identifikasi. Kami mengimbau agar keluarga korban tidak terburu-buru dan selalu mengikuti prosedur resmi agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Sementara itu, jenazah yang sempat salah dibawa telah dikembalikan ke Puskesmas Bangsalsari untuk kemudian diserahkan kepada keluarga korban yang sebenarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak akan krusialnya prosedur identifikasi korban kecelakaan demi menghindari kesalahan fatal yang dapat menimbulkan trauma mendalam bagi keluarga.
Pewarta : Rudi H


