Rem Blong di Jalur Parakan–Wonosobo, Truk Tronton Hantam Mobil dan Motor, Dua Orang Tewas

SUARA PAGI
3 Min Read

Wonosobo – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Wonosobo–Parakan, tepatnya di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Selasa (30/12/2025) sore. Sebuah truk tronton bermuatan baja diduga mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan dan menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat kondisi hujan. Truk tronton bernomor polisi AA 8173 OG melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo. Setibanya di lokasi kejadian, truk diduga mengalami gangguan sistem pengereman.

Akibat kecelakaan ini, sedikitnya enam kendaraan terlibat, yakni satu truk tronton, dua mobil dan tiga sepeda motor. Dua mobil yang terdampak adalah BYD bernopol AA 1157 RN yang sedang terparkir di depan SPBU serta Daihatsu Xenia bernopol AA 1852 CE. Sementara tiga sepeda motor yang terlibat masing-masing Yamaha Vega, Honda Kharisma AA 5130 RP, dan Honda Vario AA 5732 UF.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, menjelaskan bahwa truk mengalami rem tidak berfungsi dengan baik saat melintas di jalur tersebut.
“Truk melaju dari Parakan ke arah Wonosobo.

Saat direm, sistem pengereman tidak berfungsi sehingga diduga mengalami rem blong. Truk kemudian membentur mobil BYD yang sedang terparkir di depan pom bensin,” ujar AKP Seno kepada wartawan di lokasi kejadian.

Usai menabrak mobil yang terparkir, truk masih terus melaju. Dari arah berlawanan, datang mobil Avanza putih yang ditumpangi empat orang. Mobil tersebut sempat oleng ke kiri, sementara truk banting setir ke kiri hingga menabrak rumah warga dan akhirnya masuk ke dalam parit.

Sebelum menabrak rumah dan terperosok ke parit, truk juga menghantam beberapa pengendara sepeda motor yang berada di jalur tersebut.

Dalam kejadian ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Korban pertama adalah pengemudi truk tronton berinisial N (64), warga Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, yang meninggal di lokasi kejadian.

Korban kedua adalah pengendara Yamaha Vega berinisial K (60), warga Kecamatan Kertek, Wonosobo, yang meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.

“Korban meninggal dunia yang sudah kami evakuasi dan kirim ke RS PKU Muhammadiyah ada dua orang. Selain itu, terdapat lima korban lainnya yang mengalami luka-luka,” jelas AKP Seno.

Petugas kepolisian bersama tim gabungan langsung melakukan proses evakuasi, pengamanan lokasi, serta pengaturan arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kejadian tersebut.
AKP Seno Hartanto mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Parakan–Wonosobo yang memiliki karakteristik medan turunan dan tanjakan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melintas di jalur ini, mengingat kontur jalan yang cukup rawan,” pungkasnya.

Share This Article
Tidak ada komentar