Jember.suara paginews com
Kenakalan anak didik di suatu sekolah adalah sesuatu permasalahan yang sering kita dengar di dunia pendidikan.di sinilah peran penting guru pendidik dalam menyampaikan Komunikasi yang benar kepada anak didiknya. dan kita harus paham bagaimana cara menyampaikan pesan atau teguran yang kiranya nanti tidak menyinggung personal pribadi keluarga anak tersebut.
Dan tepatnya hari Jum’at (19-12-2025) Alfian Andri Wijaya, S.H.,M.kn anggota DPRD kabupaten Jember dari fraksi partai Gerindra melakukan sidak di SDN 1 Kaliwates, bersama perwakilan dari Dinas Pendidikan, Dinas sosial, DP3AKB, serta ketua PGRI jember beserta jajarannya.
Sidak tersebut merupakan rangkaian tugas dari anggota DPRD Jember dari komisi D yang merupakan mitra kerja dengan dinas pendidikan.kehadirannya disekolah SDN 1kaliwates, tidak lain dalam agenda menindak lanjuti banyaknya laporan dari wali murid sekolah tersebut.
Setelah mendapat desakan dari wali murid untuk memberikan pembinaan kepada salah satu Oknum guru inisial A, dengan gerak cepat Alfian Andri Wijaya melakukan sidak ke Sekolah Dasar Negeri 1 Kaliwates. Sebelumya saya sudah menghubungi dan konsultasi dengan ketua DPRD Jember terkait permasalahan tersebut.ungkapnya.
Dalam penjelasannya ke awak media, bahwasannya ada salah satu oknum guru di sekolah tersebut, sering melakukan kekerasan verbal kepada anak didiknya dan banyak kontroversi.
Akhirnya kami dari komisi D melakukan pembinaan dan menasehati sekaligus klarifikasi/tabayyun kepada oknum guru yang sering melakukan kekerasan verbal, dengan disaksikan kepala sekolah dan Bapak Ibu guru sekolah SDN 1 Kaliwates. akhirnya oknum guru inisial A meminta maaf kepada kami dan beberapa perwakilan OPD yang hadir, bahkan oknum tersebut mengaku khilaf.
Maka dengan adanya kejadian ini kami dari komisi D mengajak OPD yang hadir, menghidupkan kembali Satgas TPPK kabupaten sampai tingkat satuan di masing-masing sekolah sesuai amanah Permendikbud Riset No.46 Th.2023 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Di Lingkungan Satuan Pendidikan.
Harapannya dengan aktifnya kembali Satgas TPPK kabupaten, maka semua yang ada di lingkup pendidikan baik itu anak didik ataupun guru pendidik akan terjamin dari segala macam bentuk kekerasan, jelasnya
Pewarta.slamet raaharjo


