Jumat Berkah: KJJT Jember Tebar Kepedulian, Bagikan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

SUARA PAGI
4 Min Read

Jember – Belasan jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Cabang Jember berkumpul di halaman kantor mereka di Jalan MH Thamrin, Kecamatan Ajung. Di tangan masing-masing, tampak kantong-kantong beras dan paket sembako yang pagi itu akan diberikan kepada warga kurang mampu di sekitar lingkungan tersebut. Suasana sederhana namun hangat itu menandai kembali digelarnya kegiatan Jumat Berkah, sebuah agenda sosial yang rutin dilakukan KJJT Jember.

Kegiatan Jumat Berkah ini bukan pertama kali digelar. Sudah menjadi tradisi, para jurnalis yang sehari-hari akrab dengan dinamika pemberitaan memilih meluangkan waktu di akhir pekan untuk turun ke masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, sekaligus memberikan bantuan yang mereka mampu. Meski tidak besar secara nilai, kepedulian itu menjadi cermin eratnya hubungan jurnalis dengan lingkungan sekitarnya.

Pada Jumat (28/11/2025) tersebut, Ketua KJJT Jember, Yunus, memimpin langsung rombongan. Ia bersama sejumlah pengurus dan anggota mendatangi rumah-rumah warga yang selama ini mereka bina. Para jurnalis disambut hangat oleh keluarga penerima bantuan, sebagian di antaranya adalah anak yatim dan piatu yang tinggal bersama wali atau keluarga prasejahtera.

“Ini adalah bentuk komitmen kami sebagai jurnalis yang tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat,” ujar Yunus saat ditemui usai penyerahan bantuan. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk terus dipertahankan karena mampu menjalin hubungan emosional yang baik dengan warga sekitar.

Yunus menegaskan bahwa besar atau kecilnya bantuan bukanlah ukuran utama. Yang lebih penting adalah konsistensi dan ketulusan dalam memberi.
“Kadang yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya materi, tetapi juga perhatian. Rasa peduli yang kita tunjukkan membawa dampak moral dan sosial yang besar, baik bagi penerima maupun bagi kami sebagai pemberi,” tuturnya.

Aksi sosial itu disambut positif oleh warga. Beberapa penerima bantuan mengaku sangat terbantu, terlebih dalam situasi ekonomi yang semakin menantang. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti. Terima kasih kepada para jurnalis yang sudah peduli,” ungkap salah satu warga dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan Jumat Berkah juga menjadi momentum bagi KJJT Jember untuk memperkuat konsolidasi internal. Di tengah tuntutan kerja jurnalistik yang sering kali penuh tekanan dan kejar deadline, kegiatan sosial menjadi ruang bagi para anggota untuk saling menguatkan sekaligus memperluas manfaat keberadaan komunitas.
Pada kesempatan tersebut, Yunus menyampaikan ajakan kepada masyarakat luas agar turut berperan dalam gerakan berbagi. Menurutnya, kepedulian tidak harus menunggu momentum besar atau kemampuan finansial yang berlebih.
“Jika kita saling bekerja sama dan menumbuhkan rasa peduli antarsesama, niscaya kehidupan bermasyarakat akan jauh lebih harmonis dan bermanfaat,” imbaunya.

Seiring berjalannya waktu, KJJT Jember berharap kegiatan Jumat Berkah dapat semakin berkembang, baik dari sisi jumlah penerima manfaat maupun bentuk programnya. Selain pembagian sembako, komunitas ini berencana memperluas agenda sosial melalui pendidikan literasi media, pendampingan warga terkait hoaks, hingga program berbasis lingkungan.

Pada akhirnya, kegiatan sederhana di pagi itu tidak hanya meninggalkan senyum di wajah warga, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keberadaan jurnalis bukan semata-mata sebagai penyampai berita. Mereka juga bagian dari masyarakat yang memikul tanggung jawab moral untuk menebarkan kebaikan

Pewarta : Slamet raharjo

Share This Article
Tidak ada komentar