Polres Jember Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025, Fokus Tekan Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas

SUARA PAGI
3 Min Read

Jember, suarapagi news com – Polres Jember secara resmi menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025 pada Senin pagi (17/11/2025) di Lapangan Satpas Lalu Lintas Sumbersari Jember. Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra dan dihadiri jajaran Forkopimda serta berbagai instansi terkait.

Turut hadir Dandim 0824 Letkol Arm Indra Andriansyah, DanSubDenPom V/3-2 Kapten Cpm Joko Mursodo, Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Jasa Raharja Yudhan, Kadishub Jember Dr. Agus Wijaya S.H., M.Hum, Kepala Satpol PP Udi Hartanto, serta para Pejabat Utama Polres Jember.

Dalam apel tersebut, AKBP Bobby A. Condroputra membacakan Amanat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto. Kapolda menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas saat ini menjadi isu besar yang harus ditangani secara kolaboratif lintas sektor.

Tingkat Kecelakaan Masih Tinggi

Berdasarkan data BPS dan Ditlantas Polda Jatim, jumlah kendaraan bermotor di Jawa Timur pada awal 2005 mencapai lebih dari 23 juta unit, dengan dominasi 18 juta kendaraan roda dua. Besarnya volume kendaraan berbanding lurus dengan tingginya potensi kecelakaan lalu lintas.

Pada tahun 2024 tercatat 1.141 kejadian kecelakaan dengan 303 korban meninggal dunia. Sementara hingga Oktober 2025, terjadi 1.069 kecelakaan dengan 334 korban jiwa. Meski jumlah kecelakaan menurun 12,6%, tingkat fatalitas justru meningkat dan masih menjadi perhatian serius.

Fokus Operasi Zebra Semeru 2025

Melalui Operasi Zebra Semeru 2025, Polda Jawa Timur berkomitmen untuk:

Meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas

Melaksanakan sosialisasi intensif di sekolah, kampus, pesantren, komunitas, media massa, serta media sosial

Menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas

Memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis dan dipercaya publik

Menyiapkan kondisi lalu lintas yang aman menjelang Operasi Lilin 2025 dan agenda nasional akhir tahun

Tahun ini, Operasi Zebra Semeru menetapkan tujuh sasaran prioritas yang berkontribusi langsung terhadap fatalitas kecelakaan:

1. Pengendara melawan arus

2. Pengendara di bawah umur

3. Tidak menggunakan helm SNI

4. Menggunakan ponsel saat berkendara

5. Berkendara dalam pengaruh alkohol atau narkoba

6. Pelanggaran batas kecepatan

7. Kendaraan overload dan aksi balap liar

Ketertiban Berlalu Lintas adalah Budaya Keselamatan

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim menekankan bahwa Operasi Zebra bukan semata soal penindakan.

“Bukan hanya soal tilang, tapi soal nyawa. Kita semua ingin pulang dengan selamat,” tegasnya.

 

Polres Jember berharap pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 yang digelar selama 14 hari, mulai 17–30 November 2025, mampu menciptakan jalan raya yang lebih aman, tertib, dan bebas pelanggaran—khususnya bagi generasi muda sebagai pengguna jalan masa kini dan masa depan.

 

Pewarta: Slamet Raharjo

Share This Article
Tidak ada komentar