Sydney, Australia – Dalam kunjungan kenegaraan ke Australia, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyepakati perjanjian bilateral di bidang keamanan antara kedua negara. Kesepakatan ini menjadi tonggak baru dalam memperkuat hubungan strategis Indonesia–Australia di kawasan Indo-Pasifik.
Melalui keterangan pers bersama di atas Kapal HMAS Canberra, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemitraan antara Indonesia dan Australia dibangun atas dasar persahabatan, kepercayaan, dan saling menghormati, serta komitmen bersama untuk menjunjung tinggi perdamaian dan stabilitas kawasan.
“Kerja sama ini menegaskan komitmen kedua negara untuk menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat ketahanan regional melalui dialog, koordinasi, dan latihan bersama yang berkelanjutan,” ujar Presiden Prabowo.
Sementara itu, Perdana Menteri Anthony Albanese menyambut baik penguatan hubungan pertahanan dan keamanan ini. Menurutnya, Indonesia dan Australia memiliki peran penting dalam menjaga keamanan maritim serta stabilitas politik di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik Selatan.
Ke depan, kedua negara akan melaksanakan konsultasi berkala mengenai isu-isu keamanan, memperluas kerja sama pertahanan, dan meningkatkan interoperabilitas militer melalui latihan gabungan di berbagai sektor strategis.
Kegiatan pertemuan kenegaraan ini berlangsung di Pangkalan Angkatan Laut Garden Island, Sydney, Australia, pada 12 November 2025.
Langkah ini diharapkan menjadi landasan kokoh bagi kerja sama Indonesia–Australia yang semakin erat, sejalan dengan visi bersama untuk menciptakan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.
Pewarta : Red/ tim


