DEMAK, SuarapagiNews.com–
Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) merupakan acara nasional tahunan yang diinisiasi oleh Badan
Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan
kewaspadaan seluruh lapisan masyarakat agar menjadi lndonesia Tangguh Bencana. Peringatan HKB
sudah dilakukan setiap tanggal 26 April sejak tahun 2017 dan menjadi momentum membangun budaya
sadar bencana dimana masyarakat melakukan evakuasi secara mandiri secara rutin.
Peringatan HKB 2026 mengusung tema “Siap untuk Selamat: Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana.”
Siap untuk Selamat” yang menggambarkan perlunya semangat untuk meningkatkan
kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko bencana sedini mungkin.
Dalam hal ini peringatan hari Kesiapsiagaan Bencana di pusatkan di SMP Negeri 2 Karangtengah. sehingga dalam hal ini upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam, khususnya gempa bumi, BPBD Kabupaten Demak , Satgaskom RAPI Kabupaten Demak dan SMP Negeri 2 Karangtengah Berkalaborasi dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) menggelar kegiatan ” Simulasi Evakuasi Mandiri / Mitigasi Bencana Alam Gempa Bumi dan Penanaman pohon di SMPN 2 Karangtengah Kab. Demak,Pada hari Senin tanggal (20/04/2026) Pagi.
Hadir dalam giat tersebut
Kalaks BPBD Kab. Demak Sukiyono, M.M.,
,Kadindikbud Haris Wahyudi Ridwan AP M.Si
, Camat Karangtengah Maftukah ,M.Si
,Kabid 1 bpk Resky
,Kepala Sekolah SMPN 2 Karangtengah Masnan,S.Pd, S.Kom,M.Pd.,
,Kepsek SMPN 1 Karangtengah Sri Endang Sulistyowati, M.Si, Kepsek SD dan MI, Korwil Kec Karangtengah serta
SATGASKOM RAPI RESCUE Kabupaten Demak.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh BPBD Kabupaten Demak Berkalaborasi Bersama Satgaskom RAPI Kabupaten Demak & SMP Negeri 2 Karangtengah sebagai bagian dari program penelitian mereka.
Acara ini menghadirkan narasumber yang memberikan wawasan terkait fenomena megathrust, potensi dampaknya, serta langkah-langkah mitigasi dalam hal Bencana Gempa bumi yang perlu dipersiapkan oleh masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah.
Dalam sesi Simulasi Evakuasi Mandiri peserta diberikan pemahaman mengenai potensi gempa bumi akibat pergerakan lempeng tektonik serta ancaman megathrust di wilayah Indonesia. Selain itu, simulasi mitigasi bencana juga dilakukan guna melatih kesiapan siswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi situasi darurat.
Pada kesempatan itu juga secara bersama sama melakukan penanaman pohon di lingkungan sekolah SMP Negeri 2 Karangtengah.
Masnan,S.Pd ,S.Kom ,M.Pd., menyampaikan terima kasih atas kehadiran tamu undangan dan suatu kehormatan dalam peringatan hari Kesiapsiagaan Bencana tahun ini bertempat di Sekolah Kami.
“Sangatlah mengapresiasi kepada BPBD Kabupaten Demak atas kegiatan yang telah dilaksanakan, dan berharap kedepannya kegiatan tersebut terus dilaksanakan agar terus bisa memberikan edukasi dan melatih ketrampilan dalam menghadapi situasi darurat kebencanaan pada Siswa,” katanya.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa dan guru yang mengikuti dengan serius setiap materi dan praktik simulasi. Diharapkan, melalui Simulasi Evakuasi Mandiri ini, kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana semakin meningkat, sehingga masyarakat lebih siap dan sigap dalam menghadapi kemungkinan terjadinya gempa bumi di masa mendatang.
(Reporter: BANU ABILOWO)


