Pembangunan Pabrik Tanpa Sosialisasi di Susukan Picu Banjir, Warga Tuntut Penjelasan

SUARA PAGI
2 Min Read

Kabupaten Semarang  – Pembangunan sebuah pabrik yang belum jelas identitas pemiliknya di Desa Deresan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, menuai sorotan tajam dari warga.

Proyek tersebut diduga menjadi pemicu banjir setelah diguyur hujan deras, akibat buruknya sistem drainase dan kerusakan pada struktur pondasi.

Sejumlah warga melaporkan, pondasi bangunan pabrik mengalami ambrol, sementara saluran air di sekitar lokasi sangat minim. Kondisi ini menyebabkan air meluap dan menggenangi permukiman, terutama rumah warga yang berada di area belakang proyek pembangunan.

Salah seorang warga berinisial S (40) mengaku dirugikan atas keberadaan proyek tersebut. Ia menegaskan, pembangunan pabrik dilakukan tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat setempat.

“Kami sebagai warga jelas dirugikan. Pembangunan ini tidak pernah disosialisasikan, tiba-tiba sudah berjalan. Sekarang dampaknya kami yang merasakan, kampung kami jadi tergenang banjir,” ujarnya dengan tegas.

Menurutnya, keberadaan pabrik yang masih dalam tahap pembangunan itu justru memperparah kondisi lingkungan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Warga pun mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera turun ke lapangan guna melakukan pengecekan menyeluruh, baik terhadap dampak lingkungan maupun legalitas proyek tersebut.

“Kami minta pihak berwenang segera turun langsung. Periksa izin dan kejelasan pembangunan ini. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan,” tambahnya.

Selain itu, warga juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap rencana investasi di wilayah mereka. Mereka berharap, ke depan setiap pengembang atau investor dapat menghargai warga lokal dengan melakukan komunikasi dan sosialisasi secara terbuka sebelum memulai proyek.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang maupun pemerintah setempat terkait permasalahan tersebut.

Pewarta : Tim /Sueb

Share This Article
Tidak ada komentar