DEMAK – Kepolisian Resor Demak, Jawa Tengah, memfokuskan pengamanan aktivitas masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Ratusan personel dikerahkan untuk mengamankan sejumlah lokasi wisata yang menjadi tujuan tradisi syawalan pada Sabtu (28/3/2026). Selain itu, pengamanan juga diperluas ke sejumlah swalayan yang mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.
Sejumlah titik prioritas pengamanan meliputi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bungo dan Pantai Tirem Onggojoyo di Kecamatan Wedung, serta obyek wisata Demak Green Garden (DeGeGa) di Kecamatan Mijen. Kawasan tersebut dipadati masyarakat yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk berwisata bersama keluarga.
Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Demak Iptu Nu’man Murod mengatakan, tradisi syawalan merupakan bagian dari kearifan lokal yang terus dijaga masyarakat setelah Idulfitri, khususnya pada bulan Syawal. Di Kabupaten Demak, tradisi ini dikenal dengan sebutan kupatan yang diperingati pada hari ketujuh Syawal, dengan beragam kegiatan seperti sedekah laut hingga kunjungan wisata keluarga.
“Tradisi ini tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi setelah menjalani ibadah puasa Ramadan,” ujar Nu’man.
Ia menjelaskan, tingginya mobilitas masyarakat selama syawalan menjadi perhatian serius Kepolisian. Oleh karena itu, pengamanan dilakukan secara menyeluruh di titik-titik keramaian, baik di kawasan wisata, pusat perbelanjaan, maupun lokasi hiburan masyarakat.
“Pengamanan kami fokuskan di lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan pengunjung, termasuk swalayan yang mengalami peningkatan aktivitas belanja masyarakat, sehingga seluruh aktivitas dapat berjalan aman dan nyaman,” kata Nu’man.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan pada kegiatan hiburan masyarakat seperti konser musik dangdut yang marak digelar selama libur Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, termasuk gesekan antar kelompok yang berpotensi menimbulkan kerawanan.
Nu’man mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berada di lokasi keramaian. Peran orang tua dinilai penting dalam mengawasi anak-anak, terutama di kawasan wisata air, guna mencegah risiko kecelakaan maupun terpisah dari keluarga.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif. Apabila terjadi gangguan atau membutuhkan bantuan Kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi layanan call center Polri 110 yang siaga 24 jam,” tutup Nu’man.
Pewarta : Munthohar_Ershi


