Kecelakaan Karambol di Turunan Silayur Kembali Terjadi, Truk Kontainer Rem Blong Picu Kepanikan

SUARA PAGI
3 Min Read

Semarang — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan turunan Silayur, tepatnya di Jalan Prof. Dr. Hamka, wilayah Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026) pagi. Insiden kali ini melibatkan sebuah truk kontainer yang mengalami rem blong hingga memicu tabrakan beruntun (karambol) dengan sejumlah kendaraan di depannya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, di dekat kawasan Perumahan Wahyu Utomo. Berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian, truk kontainer dengan nomor polisi B 9517 FG yang dikemudikan oleh sopir berinisial R.S. (34), diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintasi turunan panjang Silayur.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, menyampaikan bahwa kecelakaan bermula ketika kendaraan berat tersebut melaju dari arah Cangkiran, Boja menuju Ngaliyan. Saat memasuki turunan Silayur, tepatnya di sekitar depan RS Permata Medika, rem kendaraan diduga tidak berfungsi optimal.

“Pengemudi berupaya mengendalikan laju kendaraan dengan mengarahkan truk ke sisi kanan jalan guna meminimalisir dampak yang lebih fatal,” ungkapnya.

Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil. Setibanya di lokasi kejadian, truk kehilangan kendali dan menabrak sejumlah kendaraan di depannya sebelum akhirnya terguling dan menutup sebagian badan jalan.

Adapun kendaraan yang terdampak dalam kecelakaan tersebut antara lain satu unit mobil Toyota Yaris bernopol AA 1949 VZ yang dikemudikan T.W. (26), satu sepeda motor Honda Vario bernopol B 4624 BPJ yang dikendarai A.D.S. (24), serta satu unit mobil pikap bernopol K 8640 CT milik S. (47) yang saat itu dalam kondisi terparkir.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah korban mengalami luka-luka. Pengemudi mobil Yaris dilaporkan mengalami cedera pada jari tangan dan masih menjalani pemeriksaan medis. Sementara pengendara sepeda motor mengalami luka cukup serius pada bagian belikat serta lecet di kaki. Sopir truk sendiri mengalami luka ringan di bagian telinga. Seluruh korban saat ini mendapatkan perawatan di RS Permata Medika.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun demikian, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Kecelakaan di jalur turunan Silayur ini kembali menjadi perhatian serius, mengingat lokasi tersebut kerap terjadi insiden serupa, khususnya yang melibatkan kendaraan berat. Faktor teknis kendaraan, terutama sistem pengereman, serta kondisi geografis jalan yang menurun tajam, diduga menjadi pemicu utama.

Saat ini, Unit Laka Lantas Polsek Ngaliyan bersama Satlantas Polrestabes Semarang masih melakukan penanganan di lokasi serta pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.

“Data yang kami sampaikan masih bersifat sementara dan akan terus dikembangkan seiring proses penyelidikan,” tambah Kompol Agung.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para pengemudi, khususnya kendaraan besar, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum melintas di jalur-jalur rawan seperti turunan Silayur, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

 

Pewarta : Tim / Red

Share This Article
Tidak ada komentar