Bukan Sekadar BBM, Ini Tentang Harapan, Kisah Polisi Purworejo Bantu Pemudik yang Terhenti

SUARA PAGI
3 Min Read

Polda Jateng-Purworejo| Di tengah derasnya arus mudik, setiap orang membawa satu tujuan yang sama yaitu pulang. Pulang untuk bertemu keluarga, pulang untuk melepas rindu.

Namun tidak semua perjalanan berjalan seperti yang direncanakan, di sebuah sisi jalan, seorang pemudik terpaksa menepi. Kendaraannya berhenti. Bukan karena ingin beristirahat, tetapi karena bahan bakar telah habis. Jalan masih panjang, sementara tenaga dan harapan mulai menipis.

Di tengah kebingungan itu, waktu terasa berjalan lebih lambat. Tak ada yang bisa dilakukan, selain menunggu dan berharap ada pertolongan.

Dan di saat itulah, seseorang datang. Dengan seragam yang mungkin sudah lelah oleh tugas seharian, Aipda Joko Anggoro mendekat. Di tangannya, hanya sebuah jeriken kecil berisi bahan bakar, Sederhana, Namun pada saat itu, nilainya jauh lebih besar dari apa pun.

Tanpa banyak kata, ia membantu mengisi bahan bakar ke kendaraan yang sempat terdiam. Perlahan, mesin kembali hidup. Dan bersama itu, harapan pun ikut menyala kembali.

Bagi pemudik itu, mungkin ini hanya pertemuan singkat.
Namun maknanya akan selalu diingat.

Aksi tersebut merupakan bagian dari program BBM Delivery yang digagas Kapolres Purworejo. Sebuah inisiatif sederhana, namun lahir dari kepedulian yang dalam bahwa di jalan yang panjang dan melelahkan, tidak boleh ada yang merasa sendirian.

Aipda Joko tidak sekedar menjalankan tugas, tetapi memilih untuk hadir. Ia menyusuri jalur mudik, mencari mereka yang mungkin tidak sempat meminta bantuan.
Karena ia tahu, terkadang yang dibutuhkan bukan hanya solusi, tetapi juga kepastian bahwa masih ada yang peduli.

“Program ini di hadirkan agar masyarakat tetap merasa aman dan terbantu selama perjalanan,” ungkap Aipda Jono Anggoro pada Rabu (25/3). Di balik kalimat itu, ada kelelahan yang disimpan, ada tanggung jawab yang dijalankan dengan tulus.

Kasatgas Humas OKC 2026 Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menyampaikan
“Kehadiran anggota di lapangan untuk memastikan masyarakat tidak merasa sendiri dalam perjalanan. Kepedulian seperti inilah yang menjadi nilai utama dalam pelayanan Polri,” ujarnya.

Di perjalanan menuju rumah, terkadang ada ujian kecil yang membuat langkah terhenti, namun di saat harapan hampir padam, selalu ada tangan yang datang menyalakannya kembali itulah cerminan dari sosok Aipda. Joko Anggoro.

 

Pewarta  : Humas Polda Jateng

Share This Article
Tidak ada komentar