Rembang – Harapan masyarakat di dua wilayah kembali tumbuh seiring pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang dengan Desa Manjang, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati. Jembatan sepanjang 60 meter yang dibangun di atas Sungai Randu Gunting tersebut dikerjakan oleh prajurit Kodim 0720/Rembang bersama masyarakat setempat sebagai akses penting yang akan mempermudah mobilitas warga antar desa dan kecamatan.
Pembangunan jembatan ini tidak hanya menjadi solusi bagi mobilitas warga, tetapi juga mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Sebelumnya, pada Minggu (11/1/2026), talud dinding jembatan di sisi Desa Manjang sempat mengalami amblas akibat hujan deras sehingga sempat mengganggu akses warga yang melintas. Kondisi tersebut semakin menegaskan pentingnya pembangunan jembatan yang kokoh dan aman bagi masyarakat di kedua wilayah.
Hingga Minggu (8/3/2026), progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah mencapai 90,05 persen. Sejumlah tahapan pekerjaan seperti pembersihan lahan, penggalian pondasi, serta pemasangan bowplank telah rampung 100 persen. Sementara itu, pengedropan material telah mencapai 80 persen, pembuatan gapura dan anchor di Titik A mencapai 96 persen serta di Titik B 98 persen, sedangkan proses pengelasan baja saat ini telah mencapai 25,97 persen.
Dengan progres pembangunan yang terus bergerak maju, masyarakat kini semakin optimistis menantikan selesainya jembatan tersebut. Kehadiran Jembatan Gantung Garuda diharapkan mampu mempersingkat jarak tempuh warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mempererat hubungan sosial masyarakat antara Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati. Lebih dari sekadar penghubung dua wilayah, jembatan ini menjadi lambang harapan baru bagi warga yang selama ini mendambakan akses yang lebih mudah dan aman.
Pewarta : Pendam IV/Diponegoro


