Jembatan Gantung Garuda 80 Meter di Wonosobo, Pangkas Jarak dan Satukan Harapan

SUARA PAGI
2 Min Read

Wonosobo – Di atas aliran Sungai Sigaluh yang membelah wilayah Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek, kini berdiri kokoh Jembatan Gantung Garuda sepanjang 80 meter. Jembatan ini dibangun oleh prajurit Kodim 0707/Wonosobo bersama masyarakat. Kehadirannya menjadi simbol nyata kebersamaan dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan warga lintas wilayah.

Jembatan tersebut menghubungkan Dusun Klilin, Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek dengan Dusun Gentan, Kelurahan Kalikajar, Kecamatan Kalikajar. Selama ini, akses antarwilayah tersebut cukup menyulitkan. Sebelum jembatan berdiri, warga harus memutar cukup jauh untuk beraktivitas, termasuk anak-anak yang setiap hari menempuh perjalanan lebih panjang demi berangkat dan pulang sekolah.

Tak hanya itu, mobilitas warga menuju Pasar Kertek sebagai pusat aktivitas ekonomi juga menjadi lebih efisien dengan hadirnya jembatan ini. Jarak tempuh yang sebelumnya memakan waktu dan tenaga kini dapat dipersingkat secara signifikan. Para petani, pedagang, hingga pelajar merasakan langsung manfaat dari akses yang lebih aman dan layak.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur perdesaan guna memperkuat konektivitas dan mendukung roda perekonomian masyarakat. Kolaborasi antara TNI, warga, dan relawan menunjukkan bahwa semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah.

Lebih dari sekadar bentangan baja dan kabel penyangga, jembatan ini menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Di atas Sungai Sigaluh, terhubung bukan hanya dua wilayah, tetapi juga masa depan yang lebih mudah dijangkau—bagi anak-anak yang mengejar cita-cita, bagi warga yang bekerja keras, dan bagi seluruh masyarakat yang mendambakan akses yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

 

Pewarta : Pendam IV/Diponegoro

Share This Article
Tidak ada komentar