SMPN 1 ARJASA Sekolah Ramah Anak Meraih Apresiasi Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi Jawa Timur

SUARA PAGI
3 Min Read

JEMBER – 5 Januari 2025.
SMPN 1 Arjasa terus berkembang tidak hanya fokus pada capaian prestasi akademik tetapi juga mengedepankan pembentukan karakter siswa melalui program unggulan sekolah ramah anak (SRA) yaitu sekolah yang menciptakan suasana belajar yang aman,inklusif dan berpihak pada kepentingan tumbuh kembang peserta didik menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter dan siap bersaing dimasa depan.

Selain sebagai sekolah ramah anak, SMPN 1 Arjasa juga fokus kepada budaya peduli lingkungan melalui program pemilahan dan pengelolan sampah , Toga, green house serta pengelolaan energi sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan budaya hidup bersih serta sehat di lingkungan sekolah.

Drs. Setiyo Martono selaku KS SMPN 1 Arjasa menyampaikan akan terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan dasar yang bermutu, inklusif, dan berkarakter bagi seluruh peserta didik tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga mengedepankan pembentukan karakter siswa melalui berbagai program kepedulian lingkungan.

Alhamdulillah, setelah mendapatkan predikat sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten pada tahun 2022. SMPN 1 Arjasa mendapatkan penghargaan sekolah Adiwiyata tingkat Propinsi Jawa Timur yang diserahkan dalam serangkaian acara “Jatim Environment Community Award” di gedung Graha Wisata Surabaya Dinas Pariwisata Propinsi Jawa Timur Jl.Wisata Mananggal No.38 Surabaya, Rabu 24/12/2025, terang Setiyo Martono.

Lebih lanjut Drs.Setiyo Martono menyampaikan bahwa penghargaan Adiwiyata Propinsi ini berkat adanya sinergi kolaborasi, kebersamaan yang kuat semua warga sekolah yaitu guru, tendik, murid, komite sekolah dan orangtua murid. Penghargaan sekolah Adiwiyata tingkat propinsi Jawa Timur ini bukanlah keberhasilan kepala sekolah, keberhasilan ini merupakan perjuangan bersama semua warga sekolah untuk berbudaya peduli lingkungan hidup di sekolah. “Sukses ini bukan sukses kepala sekolah melainkan sukses bersama semua warga sekolah”. Tanpa adanya sinergi kolaborasi semua warga sekolah mustahil penghargaan Adiwiyata Propinsi ini bisa diraih, ungkap Setiyo Martono.

Untuk mencapai predikat sekolah Adiwiyata Propinsi ini kita bekerja bersama-sama bukan atas nama kepala sekolah. Satu Tim Satu Hati SMPN 1 Arjasa, membangun sinergi kebersamaan, komunikasi dan tekad semua pihak mulai kepala sekolah,guru, tendik, murid, wali murid, masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan prilaku hidup sehat disekolah, prilaku cinta pada lingkungan di sekolah seperti mengelola sampah, mengelola kebersihan, sanitasi sekolah seperti saluran air, keragaman hayati, konservasi air dan konservasi energi seperti budaya mematikan listrik jika tidak digunakan yang semuanya harus didokumentasikan, jelas Setiyo Martono.

Mudah-mudahan ini menjadi pondasi untuk membangun masa depan dan menjadi contoh yang bisa diikuti sekolah lain. Penghargaan Adiwiyata bukanlah tujuan utama dari program sekolah, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana merubah mindset atau menciptakan karakter berbudaya peduli lingkungan di sekolah dari semua warga sekolah baik guru, tendik dan siswa.

Semoga kedepannya SMPN 1 Arjasa mampu mempertahankan dan terus berbenah untuk mencapai tingkatan yang lebih tinggi lagi yaitu Sekolah Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri, pungkas Setiyo Martono

Pewarta : Slamet raharjo

Share This Article
Tidak ada komentar