Hidran Damkar Tercor di Jalan Majapahit, DPU BMCK Jateng Pastikan Sudah Direposisi dan Berfungsi Normal

SUARA PAGI
3 Min Read

Semarang – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jawa Tengah buka suara terkait hidran pemadam kebakaran yang sempat terkena material cor dalam proyek pembangunan jalan di Jalan Majapahit, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. DPU BMCK memastikan persoalan tersebut telah dikoordinasikan dengan PDAM Tirta Moedal dan kini sudah ditangani.

Kepala DPU BMCK Jateng, Hanung Triyono, mengatakan pihaknya sejak awal telah berkomunikasi dengan PDAM selaku pemilik jaringan hidran yang digunakan untuk kebutuhan pemadam kebakaran.

“Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan pihak PDAM selaku pemilik jaringan yang dipergunakan untuk hidran damkar,” ujar Hanung melalui pesan singkat, Kamis (1/1/2026).

Hanung menjelaskan, perbaikan hidran telah dilakukan oleh PDAM pada Rabu (31/12/2025) malam dengan metode peninggian atau reposisi, sehingga hidran kembali dapat difungsikan secara optimal.

“Per tadi malam pihak PDAM sudah melakukan perbaikan peninggian hidran tersebut. Jadi sudah dikoordinasikan,” jelasnya.

Terkait penyebab hidran sempat tertutup material cor, Hanung menyebut hal itu terjadi karena belum adanya respons cepat dari PDAM saat proses pengecoran jalan akan dilaksanakan.
“Mungkin karena PDAM tidak segera merespons saat kami siap melakukan pengecoran,” katanya.

Meski demikian, Hanung menegaskan bahwa permasalahan tersebut telah selesai dan tidak lagi mengganggu fungsi hidran pemadam kebakaran. Hidran itu terdampak proyek preservasi jalan di ruas Brigjen Soediarto – Jalan Majapahit.
“Permasalahan sudah selesai,” tegasnya.

Sebelumnya, keberadaan hidran yang ikut tercor dalam proyek pembangunan jalan tersebut sempat menuai sorotan publik. Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti, menyebut pihaknya menerima laporan dari warga terkait hidran yang tertutup cor di Kelurahan Pedurungan Tengah.

Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan bahwa bagian hidran yang tertutup cor berada di sisi sambungan selang hisap, yang merupakan komponen krusial saat pengambilan air secara cepat di lapangan.

“Kondisi hidran masih nyala, tapi bagian samping untuk selang hisap itu kena cor. Ini tentu menyulitkan petugas kami saat pemadaman,” ujar Ade, Rabu (31/12/2025).

Sementara itu, Kepala Bagian Humas PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Mayang Charisma, memastikan hidran tersebut telah ditangani dan direposisi agar bisa kembali dimanfaatkan.

“Kami konfirmasi memang benar hidran terdampak pengecoran. Saat ini sudah dalam penanganan dan hari ini selesai, sehingga bisa dimanfaatkan kembali,” jelas Mayang.

Terkait penyebab hidran hingga tertutup material cor, PDAM menyebut hal tersebut berada di luar kewenangannya dan dapat dikonfirmasi ke instansi teknis pelaksana proyek.

“Untuk penyebabnya bisa dikonfirmasi ke Dinas PU,” pungkasnya.
Dengan selesainya penanganan ini, hidran pemadam kebakaran di kawasan Jalan Majapahit dipastikan kembali berfungsi dan siap digunakan dalam kondisi darurat.

 

Pewarta :Red/Tim

Share This Article
Tidak ada komentar