Presiden Tinjau Penanganan Bencana di Tapanuli Tengah, Kutacane, dan Padang Pariaman: Pemerintah Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat

SUARA PAGI
3 Min Read

Jakarta – Presiden bertolak ke sejumlah wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra, Senin (1/12/2025), untuk memastikan penanganan darurat dan pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran. Rangkaian kunjungan lapangan dimulai dari Tapanuli Tengah, dilanjutkan ke Kutacane, Aceh Tenggara, dan ditutup di Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Tapanuli Tengah: Pastikan Evakuasi dan Distribusi Bantuan Berjalan Lancar

Di titik pertama, Tapanuli Tengah, Presiden meninjau langsung proses evakuasi warga serta penyaluran bantuan mendesak ke daerah-daerah yang sebelumnya terisolasi akibat akses darat terputus. Bantuan berupa bahan pangan, BBM, kebutuhan dasar, hingga pemulihan jaringan listrik terus diperluas.

Untuk mempercepat logistik, pemerintah menurunkan pesawat Hercules, beberapa helikopter, serta kapal berkapasitas besar yang telah bersandar di Pelabuhan Sibolga. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan warga di seluruh desa dapat dipenuhi tanpa hambatan.

Kutacane: Percepatan Normalisasi Sungai dan Jembatan Penghubung

Perjalanan dilanjutkan ke Kutacane, Aceh Tenggara. Di lokasi ini Presiden memimpin rapat koordinasi penanganan darurat bersama BNPB, TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Fokus penanganan mencakup normalisasi aliran sungai yang meluap, percepatan pemulihan jembatan antardesa, serta pendataan kebutuhan warga.

Fasilitas publik, termasuk sekolah-sekolah desa yang terdampak, turut menjadi prioritas agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berfungsi sesuai prosedur standar penanggulangan bencana.

Padang Pariaman: Tinjau Dapur Umum, Posko Pengungsian, dan Layanan Medis

Kunjungan terakhir dilakukan di Padang Pariaman. Presiden memeriksa operasional dapur umum, kesiapan posko pengungsian, serta layanan kesehatan bagi warga yang terdampak. Pemulihan listrik, distribusi BBM dan air bersih, serta rekonstruksi akses jalan dan jembatan yang rusak menjadi fokus utama pemerintah.

“Tugas kita adalah memastikan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman secepat mungkin,” tegas Presiden di sela-sela peninjauan.

Apresiasi kepada Petugas dan Duka Cita untuk Para Korban

Presiden menyampaikan apresiasi atas kerja cepat dan solid seluruh pihak, mulai dari BNPB, TNI, Polri, Kementerian PUPR, hingga pemerintah daerah. Di sisi lain, Presiden menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban bencana dan keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta.

Pemerintah Pastikan Kehadiran Hingga Fase Pemulihan Tuntas

Dalam masa pemulihan ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus hadir mengawal rekonstruksi infrastruktur, mempercepat pemulihan energi dan layanan dasar, serta memastikan seluruh bantuan tersalurkan secara tepat guna.

“Pemerintah tidak akan meninggalkan warga. Pemulihan dan pembangunan kembali wilayah terdampak akan dilakukan hingga tuntas,” ujar Presiden.

 

Pewarta : Red

Share This Article
Tidak ada komentar