Presiden Prabowo Sambut Raja Abdullah II di Istana Merdeka, Teguhkan Persahabatan Panjang Indonesia–Yordania

SUARA PAGI
3 Min Read

Jakarta — Suasana khidmat menyelimuti halaman Istana Merdeka, Jumat (14/11/2025) sore, ketika Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut kedatangan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, dalam kunjungan kenegaraan yang sarat makna dan penuh persahabatan.

Presiden Prabowo tiba di halaman Istana Merdeka sekitar pukul 16.50 WIB untuk menyambut langsung tamu kehormatan tersebut. Upacara penyambutan kenegaraan berlangsung dengan hangat dan tertib, menandai eratnya hubungan kedua negara yang telah terjalin lebih dari tujuh dekade.

Pertemuan Tête-à-Tête dan Pembahasan Bilateral

Usai prosesi penyambutan, kedua pemimpin melanjutkan agenda pertemuan tête-à-tête di ruang kerja Presiden. Dalam suasana akrab, keduanya membahas dinamika kawasan, peluang kerja sama strategis, serta peran global kedua negara dalam menjaga stabilitas dunia.

Agenda kemudian berlanjut ke pertemuan bilateral di ruang Oval Istana Merdeka. Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kesediaan Raja Abdullah II berkunjung ke Jakarta di tengah situasi regional Timur Tengah yang penuh tantangan.

“Indonesia dan Yordania telah menjalin persahabatan lebih dari tujuh puluh tahun. Ikatan ini tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga personal,” ujar Presiden Prabowo sambil mengenang kedekatan hubungannya dengan keluarga Kerajaan Yordania, terutama mendiang Raja Hussein.

Raja Abdullah II Sampaikan Belasungkawa dan Apresiasi

Raja Abdullah II dalam sambutannya menyampaikan penghargaan mendalam atas keramahan Indonesia. Ia menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Indonesia atas musibah banjir yang terjadi baru-baru ini serta mengecam keras serangan terhadap salah satu sekolah menengah di Jakarta.

“Hubungan antara keluarga kami dan Presiden Prabowo telah terjalin sejak lama,” tutur Raja Abdullah II penuh kehangatan. Ia juga mengenang bagaimana ayahandanya, almarhum Raja Hussein, menerima Presiden Prabowo sebagai bagian dari keluarga besar Kerajaan Yordania, sebuah hubungan yang terus terjaga hingga kini.

Penguatan Kerja Sama Strategis

Pertemuan kenegaraan ini diharapkan memperkuat kerja sama di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, pendidikan, bantuan kemanusiaan, hingga upaya bersama mendorong perdamaian global. Kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi demi kemaslahatan rakyat kedua negara.

Kunjungan Raja Abdullah II menjadi penegasan penting bahwa hubungan Indonesia–Yordania bukan hanya kedekatan diplomatik, tetapi juga persahabatan mendalam yang memiliki nilai historis dan strategis untuk masa depan kawasan.

Sumber: BPMI Setpres
Pewarta: Red/Tim

Share This Article
Tidak ada komentar